|
PENDAFTARAN DAN AUDISI BALLET TROUPE
PENDAFTARAN
Diberitahukan kepada seluruh siswi ballet grade 1 – 4 yang ingin bergabung dengan Bailamos Ballet Troupe agar mendaftarkan diri pada :
Tanggal : 7 – 13 Maret 2007
Tempat : Bailamos Dance School (BDS)
Para
siswi dapat mengisi formulir pendaftaran pada guru masing-masing.
Pendaftaran ditutup pada hari Selasa tanggal 13 Maret 2007 jam 18.15.
Bailamos
MEMULAI BELAJAR BALLET SAAT DEWASA
Beberapa
orang mungkin saat masih kecil berangan- angan ingin menjadi penari
ballet memerankan Odette yang anggun, Aurora yang cantik, prajurit
dalam The Nutcracker yang gagah, atau si lincah Peter Pan tetapi tidak
memiliki kesempatan sampai mereka dewasa. Saat dewasa mereka terbentur
dengan anggapan bahwa belajar ballet harus dimulai sejak masih
anak-anak, orang dewasa tidak bisa belajar ballet seperti anggapan
orang pada umumnya. Jadi mereka berpikir sudah tidak bisa belajar
ballet dengan kata lain sudah terlambat.
Anggapan itu keliru.
Kita semua masih bisa – walaupun sudah dewasa, belajar ballet seperti
mereka yang memulainya sejak masih anak-anak. Tidak pernah ada kata
terlambat untuk belajar apapun itu, termasuk ballet.
Kok masih bisa?
Tak perlu mempunyai badan lentur dan kurus. Justru dengan belajar ballet tubuh kita akan menjadi lentur, kencang, dan lebih ramping. Sedangkan turn out (membuka kaki dari pangkal paha), berdiri dengan jari-jari kaki (memakai pointe shoes),
semua kemampuan itu pun dapat kita capai dengan memulai belajar saat
kita sudah dewasa. Kita akan belajar mulai dari dasar seperti
anak-anak. Secara bertahap kita akan mempelajari bagaimana membentuk point
(meluruskan kaki), berjinjit, membentuk postur, membuat lengan dan
jari-jari menjadi gemulai, melompat atau terbang, dan berputar dengan
satu kaki. Proses yang bertahap inilah yang akan membentuk kemampuan
kita.
Harus bisa split ya?
Ketika memulai belajar ballet kita tidak harus bisa
split. Saat belajar ballet kita akan mempelajarinya tahap demi tahap.
Selama itu kita akan terbiasa untuk membuka kaki kita hingga dapat
melakukan split.
Apa kita bisa menari seperti mereka yang memulai belajar sejak kecil?
Gerakan dan teknik kita bisa sempurna, dan walaupun tidak lentur sesempurna mereka kita akan mampu menari seindah dan seatraktif mereka.
Keuntungannya apa?
Memulai
belajar ballet saat dewasa mempunyai satu kelebihan yaitu lebih cepat
menangkap dan menalar instruksi, dan tubuh kita akan relatif lebih
mudah mempraktekkannya. Dengan begitu kita membutuhkan waktu yang lebih singkat dalam memahami materi dari anak-anak.
Ballet,
sebagai seni gerak yang membutuhkan kekuatan otot menjadi salah satu
pilihan untuk menjaga kebugaran dan membentuk tubuh agar lebih kencang
dan tegap. Tidak seperti berlatih di tempat kebugaran, otot yang
terbentuk tidak besar tapi kecil dan panjang. Jadi tidak perlu khawatir
tubuh kita akan terlihat kekar. Tentu saja lingkar pinggang, otot
lengan, paha, dan betis menjadi lebih kencang tapi kecil.
Ballet dipercaya dapat membentuk dan memperbaiki postur. Penari ballet
dituntut untuk menjaga postur tubuhnya tetap tegak namun rileks. Dari
kebiasaan ini, maka tidak heran bila penari ballet mempunyai figur yang
anggun atau gagah. Selain itu karena terbiasa tegap saat berlatih maka
kebiasaan itu akan terbawa pada perilaku kita setiap hari.
Ballet
itu indah, atraktif, dan memukau. Dengan menari ballet, baik klasik,
modern, maupun kontemporer kita bisa mengekspresikan perasaan,
menyampaikan imajinasi dan ide, ataupun mengatakan kepada orang lain
siapa kita.
Tapi badan mereka kurus-kurus sedangkan badan saya gemuk.
Penari ballet yang biasa kita lihat di televisi dan media informasi lain adalah penari profesional. Tidak satupun dari mereka
yang bertubuh kurus. Sebaliknya tubuh mereka terbentuk dari otot-otot
kencang dan panjang yang membuat mereka ramping. Biasanya mereka penari
pada kelompok ballet kelas dunia atau penari kerajaan sehingga wajar
jika mereka adalah penari pilihan. Selain terpilih karena teknik yang
baik, penari ballet professional juga terpilih karena proporsi tubuh
yang ideal.
Meskipun
demikian bukan berarti tidak ada penari ballet yang berbadan gemuk.
Saya banyak menjumpai penari ballet dengan proporsi tubuh tidak ideal
pada tahap awal mereka belajar ballet. Ada yang berbadan gemuk, berkaki
pendek, bertulang besar, struktur kaki berbentuk O atau X. Namun
seiring dengan perkembangannya, mereka bisa meminimalkan kekurangan
yang mereka miliki. Seperti yang tertulis di atas, dengan ballet tubuh
kita akan menjadi ramping dan kencang serta postur menjadi lebih baik.
Menari
bersama banyak teman, berpasangan dengan partner, menjadi seorang putri
atau pahlawan dengan busur dan panah, atau berperan sebagai angin,
semuanya adalah kesempatan yang sangat mengesankan bagai mimpi.
Saya percaya siapapun mampu
menari ballet dengan memulai belajar kapanpun waktunya karena semua itu
hanya membutuhkan kemauan. Dan saya harap tulisan ini dapat menjadi
inspirasi bagi siapa saja yang membacanya sehingga tergerak untuk
memulai mempelajari ballet.
Marthasari Wibawajati, SS
|